Thursday, March 09, 2006

bersetubuh denganmu

haiiiiii
dah lama ku tak menyetubuhi blogku ini. i miss u.........hehehhe
yah disiniku datang lagi dg cerita lagi. Bisa cerita sedih, gembira, lucu, nasehat(klu ini agak gk mungkin, ya kan bro?;)). Manusia adalah mahluk sempurna, katanya, tapi menurutku manusia adalah mahluk yang "cacat". Kita adalah mahluk yg penuh dg segala macam jenis "binatang". Coba anda bilangkan binatang apa yg gk ada dlm diri kita? Tapi karena inilah kita dibilang sempurna (cacat gk tuh? dia dibilang sempurna karena dia kayak bonbin). Bukan mau menggurui tapi hanya berbagi bagaimana kita menyikapi hidup bukan dg kepunyaan kita tapi dg hati nurani yg diberikan oleh yang sempurna. Pernahkah kita berpikir bahwa kita ini lebih binatang dibandingkan binatang?

Friday, July 08, 2005

kutipan lagiiiii

Suatu hari, seorang ahli 'ManajemenWaktu'berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan iamemakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para siswanya.Ketika dia berdiri dihadapan siswanya diaberkata:"Baiklah, sekarang waktunya kuis "Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja.Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples.Ketika batu itu memenuhi toples sampai keujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk kedalamnya,dia bertanya:"Apakah toples ini sudah penuh?"Semua siswanya serentak menjawab,"Sudah!"Kemudian dia berkata, " Benarkah?Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil.Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu kedalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya,sehinggakerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu.Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi:"Apakah toples ini sudah penuh?"Kali ini para siswanya hanya tertegun,"Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab."Bagus!" jawabnya.Kembali dia meraih kebawah meja danmengeluarkan sekeranjang pasir.Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples,dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.Sekali lagi dia bertanya,"Apakah toples ini sudah penuh?""Belum!" serentak para siswanya menjawab Sekali lagi dia berkata, "Bagus!"Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples,sampai toples ituterisi penuh hingga ke ujung atas.Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kpd para siswanya dan bertanya:"Apakah maksud dari ilustrasi ini?"Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, "Maksudnya,betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!""Bukan!", jawab si ahli,"Bukan itu maksudnya.Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa :JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN, MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT."Apakah batu-batu besar dalam hidupmu?Mungkin anak-anakmu,suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi,persahabatanmu,kesehatanmu, mimpi-mimpimu.Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu.Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagaiyg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.Jika kamu mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu".

penghiburan

memulai hari dengan senyuman adalah ucapan syukur bagi Tuhan. Jadi... tersenyumlah

Hal yang mudah bagi kita untuk tersenyum disaat kita tak memiliki masalah, tapi dapatkah kita tersenyum disaat masalah menggrogoti otak dan serasa membunuh kebahagiaan kita?! Berat! Tapi berusahalah!
Bahagia memang bila kita mengakhiri hari dengan senyum, tetapi anugerah bila kita mengakhiri hari masalah dengan tetap tersenyum. Jadi tersenyumlah.

kamu pasti mengutuk dan menggerutu bila harimu membosankan, kamu akan protes dan itu manusiawi. Tapi manusia biasakah kita?!

Aku sering protes atas hidup yang kualami, aku berusaha mencari penyebab mengapa aku begini, namun aku tidak pernah menyadari bahwa sebenarnya aku ada untuk mengatasi masalah hidup ini. Jadi percayalah bahwa kamu diciptakan karena ada yang harus kamu lakukan untuk hidup ini. Kamu adalah orang terpilih.

Tuesday, July 05, 2005

kutipan... selanjutnyaa....

PELAJARAN TTG CINTA KEDUA
Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang,tetapi tidak dicintai olehnya.
Tetapi lebih menyakitkan untuk mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yang kamu rasakan.
Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang,tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan, seseorang .
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemudengan orang yang tidak tepat sebelum bertemu.
Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat,kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.
Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan,kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan danMenemukan bahwa kamu peduli dengan dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamubertemu seseorang yang sangat berarti bagimu.
Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjaditidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka.
Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita.
Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapatduduk bersamanya dan merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama.
Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang pernah kamu rasakan.
Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernahmenjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga !!!Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan,tunggulah sampai itu tumbuh didalam hati mereka.Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh didalam hatimu.
Jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba.
Jangan menyerah selama kamu merasa masih dapat maju.
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi/melupakannya.
Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang, kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia.
pergilah kemana kamu ingin pergi, jadilah sesuai dengan keinginan kamu, karena kamu hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang kamu inginkan.
Kesempatan itu tidak datang kepada kita, tetapi carilah kesempatan itu :)Aku kenal dan dekat dengan kamu bukan untuk membuat kamu sedih, bukan untuk membuat kamu menangis, bukan untuk membebani kamu.
Tapi jika aku hanya membuat kamu sedih, menangis dan terbebani lebih baik aku pergi dari kehidupan kamu.
Aku sebenarnya ingin memberimu perhatian yang lebih, kasih sayang yang lebih, memanjakanmu, dan membuatmu merasa indah
Aku ingin memberimu harapan yang indah, janji yang indahTapi aku tidak kuasa dan tidak berdaya pada keadaan.
Aku takut perhatian dan harapan itu hanya akan menyakiti kamu,Aku takut jika itu hanya akan sia-sia,karena aku hanyalah seorg pengecut yang takut akan kata-kata.
To: SomeOne out there.. i still can't get u...

Kutipan dari internet

PeLAJaRAN TENTaNG CINTA

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah
dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan
terbang, dia akan datang di saat kamu tidak
mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering
juga bikin sedih. Cinta baru berharga kalau
diberikan kepada seseorang yang menghargainya.
Jadi jangan terburu-buru, dan pilihlah yang
terbaik.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan
yang "sempurna" bagi seseorang. Tapi bagaimana
menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi
dirimu sendiri. Dan karena itu kamu sempurna.
Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu
tidak perduli.
Jangan pernah membicarakan perasaan yang
tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau
hal itu akan menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau semua
yang kamu lakukan hanya kebohongan.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan
kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh
cinta, sementara kamu tidak berniat untuk
menangkapnya...
Cinta bukan, "Ini salah kamu", tapi "Ma'afkan
aku". Bukan "Kamu di mana sih?", tapi "Aku
disini". Bukan "Gimana sih kamu?", tapi "Aku
ngerti kok". Bukan "Coba kamu gak kayak gini",
tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur
berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama
maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah
selama kalian bersama, kalian selalu saling
mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup
yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama
yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang
kamu izinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya
menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi
bagaimana belajar darinya.
Jatuh cintalah tanpa terhuyung-huyung, konsisten
tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap
tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak
banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan
kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kamu cintai
sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih
sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu
tidak bahagia bersamamu.
Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah
dengan seseorang, lebih menyakitkan apabila kamu
dilupakan oleh kekasihmu, tapi cinta akan lebih
menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu
sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu
rasakan.

Tuesday, June 28, 2005

catatan baru

Yang usang dah usang.
Setelah cukup lama merenung yang lebih dari ribuan detik waktu aku gunakan untuk merenung.
Sesungguhnya hakikat ku hidup adalah untuk memberikan apa yang mesti kuberikan kepada sesama tanpa berharap sesama itu memberi imbalan atas apa yang kuberi itu.
Aku mesti tau bahwa aku datang bukan untuk dilayani, tapi untuk membantu dan mengembalikan apa yang diberikan kepadaku oleh seseorang yang berkuasa kepada orang yang membutuhkan.
Aku tak perlu menyesali atau tepatnya memperhitungkan untung rugi dari pengorbanan yang kulakukan. Aku harus tahu aku berkorban karena itu merupakan tugasku sebagai orang yang harus berkorban. Dia diberikan Tuhan hanya sebagai pinjaman yang kuminta dari Tuhan. Yah aku boleh minjem ama Tuhan itu sudah lebih dari cukup. Seandainya Tuhan menarik yang dipinjamkannya kepadaku kapan saja itu hakNya ( what should i do?).
Aku sekarang ( dan ku harap selamanya aku ingat akan hal ini ) sadar dia bukan milikku, aku belum berhak atas dia, karena aku belum mampu membeli dia dari Tuhan, jadi aku belum berhak berharap banyak agar dia menjadi milikku. Aku harus tahu diri. Masih untung Dia mau minjemin, coba kalau gak? ( ya.. berantamlah apa lagi....... ;) piss God ;) ).
Aku sekarang harus berpikir bahwa aku gak boleh takut kehilangan dia karena dia bukan milikku. Yang harus aku lakukan adalah aku harus menjaga dia agar tidak hilang dan rusak pada saat yang empunya hendak mengambilnya dariku. Pada saat dia diambil, aku tak boleh bersedih ( tapi gak mungkin Tuhan........ )aku harus melepas dia walau berat. Tuhan ingatkan aku untuk tidak bersedih saat Kau mengambil pinjaman itu.
Aku sadar bahwa pengorbanan yang kulakukan selama ini bukan untuk dia secara langsung, aku melakukan itu semua agar yang empunya dia mau meminjamkan dia padaku. Aku punya niat untuk memilikinya, tapi kurasa yang empunya belum mau melepaskan dia untuk ku. Aku masih harus berusaha meyakinkan yang empunya bahwa aku bisa menjaga dia seperti Dia menjaganya ( woiii kalau ada yang tahu caranya email aku ya ....... he..he..he maklum bos aprentis/ pemula gitu lho ).
Sebelum ini aku selalu berkutat dengan harapan. Aku terlalu berharap banyak kepadanya sehingga aku lupa bahwa terlalu berharap maka terlalu sakit saat itu tak terwujud. Aku harus bangun dari mimpi ini, aku harus jalan di jalan yang riil. Aku gak boleh kehilangan diriku supaya aku mendapatkan dirinya. Sama aja boong kalau aku dapat dia tapi kehilangan diriku, yang harus terjadi itu aku dapat dia dan aku tak kehilangan diriku, walau sulit aku harus tetap berjuang.
Sesuatu yang aneh memang bila kita memikirkan mengenai hubungan dua orang untuk menjadi satu jiwa ( kata orang cinta, tapi aku gak berani bilang karena aku sebenarnya takut dengan kata yang namanya cinta, yah seperti yang kualami sekarang ini). Adakalanya kita berusaha menjadi seperti yang dia inginkan dengan harapan dia akan suka dan dia menjadi milik kita, tapi kita lupa bahwa dia juga manusia yang tentunya berpeluang untuk berpikiran seperti kita, dan yang akhirnya terjadi adalah kita kehilangan makna dari hubungan tersebut dan tentunya kita juga kehilangan identitas kita. Inikah yang kita harapkan? Membangun hubungan 2 jiwa yang berbeda seperti membangun rumah diatas tebing. Kita harus berjuang terus menerus tanpa henti. Untuk membangun rumah di atas tebing kita harus mendaki tebing, kita harus memikul bahan-bahan untuk membangun rumah itu, setelah semua bahan telah berada diatas tebing, kita harus membangunnya dengan resiko akan runtuh saat angin kuat bertiup bila kita memikirkan kapan waktu yang tepat, bagaimana bentuk pondasi yang kuat, dan sebagainya. Saat rumah itu selesai kita masih harus memikirkan bagaimana menjaga agar rumah itu tetap hangat didalam saat angin gunung berhembus tiap malam. Adakah kita sanggup?
Itulah segelumit yang dapat ku keluarka dari pikiran ku mengenai hubungan 2 jiwa. Ini semua lahir setelah aku merasakan bagaimana beratnya pelajaran ini. Esensi dari hubungan 2 jiwa ini adalah bagaimana kau tetap menjadi dirimu tapi dapat harmonis dengan diri yang lain dan memilikinya selamanya. Seperti mendaki tebing, banyak batu tajam yang siap menghantam kaki kita, tanpa kita sadar dan tanpa bisa kita lari. Jangan pernah menyerah, menyerah bukan bagian dari kita ingatlah!.
Jangan sedih dan kecewa saat tumitmu terluka dan kau harus berhenti sejenak, tapi berbahagialah karena kau telah melangkahkan kakimu di tebing hidup yang paling terjal itu. Berbhagialah karena darahmu muncrat karena berjuang bukan karena sakit kelamin!
Jangan pernah menyerah karena kita diciptakan Tuhan tidak bersama kata menyerah.

Salam Jiwa Bebas.

catatan usang

Bingung gak tau apa yang mau dikerjakan. Terlalu santai kerja ini. Aku takut gara2 aku santai trus mereka ( para bos ku ) melihatku jadi punya pandangan bahwa aku pemalas, abis itu mereka memecatku, trus aku nganggur, trus hanya dirumah saja, masukin lamaran, gak dipanggil-panggil, stress meningkat, penyakit gila kambuh, abis itu gak bisa kubayangkan apa yang akan aku lakukan. Ada kalanya aku tak takut akan hal itu, dan ada kalanya aku tidak mau peduli akan hal itu dan yang paling sering aku dihantui oleh rasa takut kegagalan. Bukan hanya takut gagal dalam pekerjaan tapi juga pacaran dan yang lain sebagainya. Aku merasa ketakutanku timbul karena sesuatu yang gak jelas, makanya aku sering bilang diriku gila. Banyak hal yang menunjukkan hal itu. Aku gak nyambung ama pacarku, dia gak percaya ama aku, tapi kenapa dia mau jadi pacarku ya?!?!?? jadi bingung?!?#?@?# jangan-jangan dia juga gila ( becanda ya bukkkkk ). Atau dia menjadikan aku pacarnya karena untuk pelarian, atau butuh teman jalan, butuh orang yang membuat dia kesal, butuh orang utk di ajak rusak ke jakarta, butuh status, atau butuh, butuh, butuh yang laiiiiiiiiiinnya. aku gak tahu. Inilah yang kadang menggangguku. Aku berusaha menganalisa dan menebak alasan dia mau jadi pacarku, tapi dia melarang, jadi apa yang harus aku lakukan? ( ada yang tahu?) Adakah cinta ini namanya? aku gak tahu. Bila yang begini namanya cinta......... ahkhahk. aku jadi tambah bingung. ( woiiiiiiiii bantuin donggggggggg). Mungkin salah ku juga terlalu berharap pada sebuah janji yang dia lontarkan. Yah... janji inilah yang membuatku berjuang untuknya. Janji yang dia ucapkan, walau itu cuma janji untuk berusaha memberikan hatinya padaku, yah hanya janji untuk berusaha, bukan janji untuk memberikan hatinya padaku. Oh..... bodohnya aku, yah inilah yang sering menggangguku. AKu merasa bodoh, bermodalkan itu kupertaruhkan semua yang kumiliki, habis sudah aku, aku telah telanjang dalam menjalani sisa hidupku saat ini. Mungkinkah aku mampu memenangi perjudian yang tidak setimpal ini? Peluang kecil dan itu sekarang sudah menipis dan aku ujung-ujungnya hanya bisa pasrah. Dulu aku masih punya modal optimisme, tapi itu sekarang kurasa sudah hilang, tinggallah aku yang telanjang, yang harus lari dikerumunan, bisakah aku tidak melalui jalan ini? AKu tak tahu, hanya tinggal pertolongan Tuhan saja yang ku harap ( tolong aku ya Tuhan...:) Tuhan baik deh ;) )

Saturday, June 25, 2005

catatan orang "aneh"

Aneh kurasa. Memang susah untuk pulih dari keterpurukan. Ada saja perasaan yang berusaha membawa kita kembali kedalam keterpurukan itu. Ternyata tak segampang mengucapkan untuk bangkit dari keterpurukan itu. Kita bisa buntu, seolah-olah semua hancur, tak berguna. Kita sering lupa, bahwa kita punya kekuatan yang mampu membangkitkan kita. Namun kadang kita tahu kita punya kekuatan untuk itu, tapi kita tidak tahu bagaimana menggunakannya.
Seperti yang kualami sekarang, begitu banyak kurasa hal-hal yang menekanku, aku seperti diperlihatkan kepada semua yang buruk, hidupku bakal hancur, aku dikecewakan, aku telah mengambil langkah yang salah, semua terjadi karena kebodohanku, ini akibat dosa masa lalu, aku tak punya harga diri, aku bakal kehilangan orang yang kusayangi, aku dicuekin ama dia, dia sebenarnya hanya butuh aku seperti ketika dia butuh mainan, dll. Benarkah semua hal-hal diatas? Aku gak tahu. Nah jawabannya sudah jelas aku tidak tahu itu bisa timbul, itu belum terbukti, itu hanya pertanyaan imajinasiku, itu semua timbul karena ada masalah. Aku sudah mendapatkan jawabannya yaitu itu akibat ada MASALAH. Langkah yang diambil tentu menyelesaikan masalah itu. Segampang itukah? Ya memang tidak, apalagi ada rentang waktu antara padasaat hal-hal itu muncul dengan waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, memang kita semua tahu itu. Dan karena menunggu itu sudah menjadi momok bagi kita, maka hal-hal itupun semakin kuat mengguncang kita. Maka sekarang yang menjadi lawan kita sudah 2, yaitu: menunggu yang merupakan pupuk dan hal-hal negatif yang jadi bibitnya. Kedua hal ini tentu saling berinteraksi, bibit tsb akan tumbuh dengan suburnya dan makin merajalela. Habiskah kita? Belum! Banyak hal untuk mengatasinya, seperti petani yang memiliki banyak cara untuk mencabut ilalang yang mengganggu gandumnya. Dan timbul pertanyaan lagi, apakah kita berpengalaman dalam hal ini seperti petani berpengalaman dengan hama? Jawabannya tentu tidak. Jadi apa yang harus kita lakukan? Inilah salahsatu cara bagaimana kita dapat mengolah kekuatan yang kita miliki tersebut. Kita harus berusaha menemukan cara membasmi kedua hal tersebut ( selanjutnya kita sebut hama jiwa ). Kita memang belum berpengalaman atau selanjutnya diri kita, kita sebut Trainee ( untuk memudahkan pemahaman ). Seorang Trainee dikatakan begitu karena sudah memiliki bakat, kenapa? Masalah hanya akan mendatangi orang yang mempunyai kekuatan baru, analoginya amerika memporakporandakan irak karena mereka beranggapan irak punya kekuatan yang suatu saat dapat menghancurkan mereka. Oleh karena itu mereka membunuh/menghancurkannya sejak dini. Begitu pula dengan hama jiwa ini. Mereka sadar bahwa suatu saat posisi mereka dalam jiwa kita sebagai Trainee akan tersingkir ataupun musnah pada saat jiw kita sudah menjadi Expert ( walaupun tidak menutup kemungkinan pada saat kita menjadi ahli, tetap akan ada hama jiwa ). Nah seorang Trainee harus sadar atau paling tidak yakin ataupun yang paling lemah dia tidak yakin tetapi mampu mensugesti diri bahwa kekuatan itu ada dan itu bisa digunakan. Namun bila untuk mensugesti diri saja kita tidak mampu, berarti kita bukan Trainee ( Go to Hell!!).
Bila kita sudah sampai pada tahap ini, barulah kita mulai membuka 1 per 1 cara yang kita miliki. Tapi kita harus tahu bahwa cara yang kita pilih sesuai dengan hama jiwa yang akan di berantas dan cara itu menekan pertumbuhan bukan malah menumbuhkan jenis hama jiwa yang lain. Cara-cara yang dilakukan harus dari yang paling sederhana sampai kepada yang paling kompleks. Ini dilakukan berdasarkan tingkat resikonya.
Banyak hal yang dapat dipilih sebagai cara, tapi ada 2 patron, yaitu:
1. membunuh dengan mencabut bibitnya
2. menghentikan distribusi pupuknya
Cara yang pertama mungkin sulit, karena ini bukan bibit yang sebenarnya. Ini perasaan, dapat dikatakan bibit ini jumlahnya tak terbatas, jadi sangat kecil peluang kita berhasil mengatasinya bila kita bergerak dari sini.
Baik menurut saya memilih patron yang ke 2, karena hal ini sifatnya eksternal. Kita dapat menghilangkan pemikiran mengenai lamanya waktu menunggu sampai kepada saat proses penyelesaian masalah tersebut.
Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam mengisi waktu luang menunggu saat penyelesaian tersebut. Tapi benarkah pilihan kita untuk membunuh waktu itu? Ini yang sulit.
Memilih kegiatan yang tepat dalam menghadapi hama jiwa ini, kita harus tahu kegiatan mana yang dapat membawa kita keluar dari serangan itu tapi resiko untuk menumbuhkan hama jiwa yang lain sangat kecil.
Mesti diingat hama jiwa ini takkan pernah hilang, hanya dapat direduksi pertumbuhan dan penambahannya, seperti yang dikatakan oleh seseorang:
Didalam tiap jiwa / hati manusia selalu ada pengkhianat kecil.

Friday, June 24, 2005

catatan dari notesku

ini terjadi pada tanggal 17-6-2005.
Percaya-------> Mempercayai-----------> Dipercayai
Sulit bagi kita untuk percaya kepada sesama. Mungkinkah kita percaya kepada orang lain? Mungkinkah kita lebih mempercayai orang lain daripada orang yang dekat dengan kita?
Kepercayaan instant akan hancur lama-kelamaan karena dia anak dari kepura-puraan.
Kau mempermalukan dirimu bila berbuat lebih untuk dibalas lebih juga.
Bantu aku Tuhan agar dalam setiap keputusan yang kubuat berujung dengan kebahagiaan.

Thursday, June 23, 2005

alpha untuk awal

ini permulaan dari semua hal yang bakal ada disini dan mungkin juga tidak bakal ada, tergantung, karena tiada yang mutlak, semua nisbi. aku cukup bingung juga padasaat memulai hal ini, bingung memikirkan apa yang bakal dibuat dan bagaimana semua itu dapat menampung semua keanehan dalam diriku. gak ada yang mutlak, semua nisbi. ketika kau sadar kau tak berarti itu tak berlaku mutlak dan sebaliknya. tapi terkadang kita tak mampu memenuhi sendiri perkataan kita banyak saja alasan yang menjadi pembenaran bagi kita karena tiada yang mutlak, semua nisbi. satu hal saya membuat ini untuk menampung semua cerita, catatan, luapan.dan sebagainya yang keluar disaat freaknya diriku menyerang kepribadianku dan aku sulit untuk berjuang membangun benteng pembenaran.